Pendakian Gunung Semeru
Jalur Pendakian Gunung Semeru di buka Kembali
Balai Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) membuka kembali jalur pendakian ke Gunung Semeru, mulai Rabu (5/8), setelah sempat ditutup selama beberapa hari untuk proses pencarian Andika Listyono Putra, 20 tahun, pendaki mahasiswa Fisipol UGM, yang hilang dan kemudian ditemukan tewas di puncak, pada pekan lalu.
Menurut Kepala Hubungam Masyarakat (Humas) Balai TNBTS Nova Elina, dasar pembukaan kembali adalah kondisi cuaca dan kondisi jalur pendakian yang baik. "Semuanya aman, hanya para pendaki memang harus waspada," katanya usai rapat pembukaan jalur pendakian di kantornya, Rabu (5/8/09).
Sesuai dengan rekomendasi dari Badan Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Bandung, pendakian dibatasi hingga Pos Kalimati. Pendaki dilarang naik ke Puncak," ujar Nova. Ini dikarenakan status Gunung Semeru masih dalam Siaga Level III.
Hasil evaluasi terhadap jalur pendakian, Balai TNBTS menemukan ada sejumlah papan petunjuk jalan yang rusak. Papan petunjuk yang rusak akan segera diperbaiki untuk memudahkan para pendaki menempuh jalur dan mengantisipasi pendaki tersesat. Balai TNBTS juga memasang informasi tentang potensi cuaca di setiap pos-pos pendakian.
Dengan keputusan pembukaan kembali jalur pendakian ini, kini memungkinkan bagi para pendaki untuk naik ke puncak, dan melakukan renungan dan upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Sesuai kebiasaan tiap tahun, ratusan pendaki biasanya menghadiri upacara dan renungan Agustusan di Gunung Semeru. Tahun ini, renungan rencananya akan diadakan pada tanggal 16 Agustus di pos pendakian Ranu Kumbolo dan upacara pada 17 Agustus 2009 di Puncak Gunung Semeru.

0 Response to "Pendakian Gunung Semeru"
Post a Comment