Kisah Pulau Jawa & Gn. Penanggungan
Dikisahkan bahwa semula Jawa dwipa selalu bergoncang-goncang, terombang- ambing oleh ombak Samudra India dan Laut Jawa. Para dewa di kahyangan telah memutus kan bahwa Tanah Jawa itu cukup baik untuk perkembangan pera daban manusia selanjutnya, oleh karena itu harus dihentikan goncangannya. Mereka lalu beramai -ramai memindahkan Gunung Maha meru (pusat alam semesta) yang semula tertancap di Jambhudwipa (India) ke Jawadwipa dengan cara menggotongnya bersama-sama, ter bang di angkasa.
Selama perjalanan, bagian-bagian lereng Gunung Mahameru bergugu ran, maka terciptalah rangkaian gunung-gunung dari Jawa bagian barat hingga Jawa Timur. Tubuh Mahameru yang berat jatuh berdebum menjadi Gunung Sumeru atau Semeru sekarang, gunung tertinggi di tanah Jawa.
Sedangkan puncaknya dihempas kan oleh para dewa jatuh di daerah selatan Mojokerto, menjelma menjadi Gunung Penanggungan sekarang, atau gunung berkabut Pawitra yang sebenarnya bagian puncak Mahameru.

0 Response to "Kisah Pulau Jawa & Gn. Penanggungan"
Post a Comment